.box-contact{width:300px;height:380px;overflow:hidden;position:fixed;margin:20px auto;border:15px solid #ddd;z-index:100000;background:#fff;display:none;top:50%;margin-top:-205px;left:50%;margin-left:-165px} .boxcontact-iframe{width:100%;height:860px;overflow:hidden;position:relative;margin:0 auto} .boxcontact-iframe iframe{position:absolute;top:-360px;left:-3px} .ct-overlay{background:rgba(0,0,0,.7);position:fixed;top:0;left:0;bottom:0;right:0;z-index:99999;display:none}

Promo Agustus

Pemilihan Tenses dalam IELTS Writing Test


Selama mengajar di IELTS Course, seringkali saya mendapatkan pertanyaan mengenai tense yang harus digunakan dalam mengerjakan writing.

IELTS Writing Test pada dasarnya terbagi menjadi dua tugas (task) yang harus dikerjakan oleh peserta tes dalam waktu 60 menit/1 jam. Untuk IELTS Academic Test, yang harus dikerjakan adalah menulis laporan (report) dan esai (essay). Sedangkan untuk IELTS General Training Test, yang harus dibuat adalah surat (letter) dan esai (essay).

Baik pada tes Academic maupun General Training, penggunaan tense yang tepat sangatlah penting karena tata bahasa (grammar) merupakan salah satu poin yang dinilai. Tense adalah pengkategorian atau metode penentuan kata kerja dalam suatu kalimat berdasarkan referensi waktu kejadian atau kondisi yang dinyatakan dalam kalimat tersebut. Dalam tata bahasa Inggris, jumlah tense yang ada mencapai belasan. Namun tentunya dalam percakapan sehari-hari atau bahkan dalam IELTS Test sekalipun, tidak semua tense tersebut haruslah digunakan. Tiga tense utama adalah present, past, dan future. Selain ketiga tense dasar tersebut, yang juga sering digunakan dalam percakapan sehari-hari adalah bentuk variasi progressive/continuous, dan yang juga cukup relevan dalam IELTS Writing Test adalah bentuk variasi perfect.

Pemilihan tense yang tepat dalam IELTS Writing Test pastinya bergantung pada isi atau konteks dari kalimat yang akan ditulis. Dalam penulisan laporan (Writing Academic Task 1), misalnya, sangatlah penting untuk memperhatikan keterangan waktu yang tercantum pada diagram/grafik/tabel di soal. Jika data yang disajikan berasal dari periode yang sudah lewat atau lampau, tentunya pada saat melaporkan datanya, bentuk kalimat past tense-lah yang harus digunakan. Sedangkan dalam penulisan surat (Writing General Training Task 1), seluruh variasi bentuk tense yang umum dipakai dalam percakapan keseharian sangatlah mungkin digunakan, yakni simple, progressive, dan perfect; yang perlu diperhatikan adalah kerangka waktu cerita atau kondisi yang ingin disampaikan dalam surat.

Nah, meskipun ada banyak tense yang harus dipahami, semoga rekan-rekan IELTSJakarta.com tetap semangat dalam mempersiapkan diri yah!

Be SpecTacular! ;)

(Fredrik Nael)

2 comments: